Berikut Ini Jawaban Dokter : Bolehkah Penderita Maag Makan Jeruk...? Ternyata banyak yang salah...?

Bagi penderita maag, kekambuhan akan penyakitnya tersebut merupakan sebuah hal yang sangat menyebalkan dan menganggu.
Gejala-gejala seperti nyeri ulu hati, mual, perut kembung, bahkan muntah dirasakan sangat mengganggu hingga bisa menghentikan aktivitas sehari-hari.
Perlu Anda ketahui, ternyata gejala maag juga banyak di picu oleh beberapa jenis makanan yang kita konsumsi. Makanan ini dapat melemahkan pintu lambung dan akan menyebabkan makanan yang kita konsumsi mudah naik dari lambung ke kerongkongan sehingga munculah gejala rasa terbakar di daerah ulu hati hingga dada.

Makanan tersebut di antaranya adalah makanan pedas, cokelat, tomat. Selain makanan, ada juga minuman yang dapat menyebabkan hal ini, misalnya minuman beralkohol, kopi dan minuman berkafein lainnya.
Selain itu, makanan-makanan yang mempunyai rasa asam juga merupakan makanan yang sering memicu timbulnya gejala maag. Di antara makanan asam penyebab maag tersebut, salah satunya adalah buah jeruk.

Beberapa jenis jeruk, misalnya jeruk bali, atau jeruk jenis lainnya merupakan buah klasik yang bisa memicu terjadinya maag. Buah ini mempunyai kadar keasaman yang sangat tinggi sehingga bisa mengiritasi dinding lambung. Karenanya, kadar asam yang tinggi pada jeruk bisa menyebabkan timbulnya gejala maag, seperti nyeri atau rasa terbakar di ulu hati, mual, dan perut kembung, terutama bila dikonsumsi dalam keadaan perut kosong.

Namun demikian, walaupun beberapa jenis makanan di atas adalah jenis makanan yang bisa memicu terjadinya maag, bukan berarti Anda harus menghindarinya secara total. Anda masih tetap bisa mengonsumsinya, asalkan jumlahnya tidak terlalu banyak.

Baca Juga : "Wasir Asam Urat Kolesterol Segera Lenyap dengan jus ini"

Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk mulai memperbaiki pola makan Anda dengan cara memperbaiki frekuensi dan porsi makanan Anda. Maksudnya adalah Anda lebih baik makan dengan frekuensi yang lebih sering dan porsi yang sedikit dibandingkan dengan makan frekuensi jarang tetapi porsinya banyak. Seperti contoh, makan dengan teratur 5-6 kali sehari dengan porsi yang kecil-kecil dibandingkan dengan makan 1-2 kali sehari dengan porsi yang besar.
Selain itu, hindarilah juga untuk segera tidur setelah makan. Anda dapat menunggu kurang lebih 2 jam setelah Anda makan sebelum Anda memutuskan untuk tidur. Hal tersebut dilakukan agar organ pencernaan Anda memiliki waktu untuk mencerna makanan yang baru saja Anda konsumsi.

Sebagai kesimpulan, buah merupakan sesuatu yang tetap perlu Anda konsumsi walaupun Anda menderita maag. Karena buah mengandung vitamin, mineral, serat, fitokimia, dan antioksidan yang baik bagi tubuh. Buah-buahan yang bisa menjadi pilihan bagi Anda yang menderita maag adalah buah apel, pisang, pir, anggur, dan kiwi. Selain itu, lebih baik lagi jika Anda dapat mengonsumsi buah-buahan yang mempunyai kadar keasaman rendah, seperti melon dan pisang.
Sumber: klikdokter.com
close
============> [ Close ] =============
>